BATULICIN – Forum Anak Daerah (FAD) Kecamatan Kusan Hilir menggelar proses rekrutmen pengurus baru masa bakti 2026–2027. Kegiatan yang diisi dengan seleksi dan diskusi kelompok terpumpun (Focus Group Discussion/FGD) ini berlangsung selama dua hari pada 25–26 Juli 2026 di Aula Kecamatan Kusan Hilir dan Rumah Temu Muda (TEMU) Tanah Bumbu.
Ketua Pelaksana Rekrutmen, Muhammad Satria Abdi, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari regenerasi organisasi di bawah binaan DP3AP2KB Kabupaten Tanah Bumbu. Para peserta yang berasal dari unsur Forum Anak Desa dan pelajar setempat mengikuti rangkaian seleksi administrasi, wawancara, serta pembekalan dasar keorganisasian.
Pada hari terakhir kegiatan, para peserta dilibatkan langsung dalam sesi FGD untuk memetakan persoalan nyata yang dihadapi anak-anak di wilayah Kusan Hilir.
Pendamping FAD Kusan Hilir, Rois Aulia, menyebutkan bahwa seluruh argumen dan isu yang diangkat dalam diskusi telah didukung oleh data valid dari Kementerian Kesehatan, dinas terkait, hingga pemberitaan media lokal.
Dari hasil FGD tersebut, peserta menyepakati empat isu prioritas yang menjadi fokus perhatian di Kecamatan Kusan Hilir, yaitu:
Pernikahan usia anak (di bawah 18 tahun)
Kasus penyakit cacingan pada anak
Pergaulan bebas
Anemia pada remaja putri
Faktor penyebab utama dari permasalahan tersebut diidentifikasi bersumber dari lingkungan keluarga, pergaulan bebas, paparan negatif media sosial, serta masih minimnya edukasi preventif bagi anak maupun orang tua.
Melalui kepengurusan baru yang terpilih nantinya, FAD Kusan Hilir berharap dapat mengambil peran aktif sebagai Pelopor dan Pelapor—menyuarakan hak-hak anak sekaligus memberikan edukasi langsung kepada teman sebaya di sekolah maupun lingkungan masyarakat.






