BATULICIN – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai Aula Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanah Bumbu pada Kamis (18/6/2026).
Lembaga pendidikan khusus tersebut sukses menggelar Pentas Seni dan Apresiasi Akhir Tahun Pembelajaran 2025/2026 yang menampilkan ragam potensi dan kreativitas memukau dari para siswa berkebutuhan khusus.
Agenda tahunan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Andrianto Wicaksono.
Kehadiran jajaran pemerintahan ini sekaligus menjadi bentuk penegasan atas komitmen daerah dalam mengawal pemenuhan hak pendidikan yang inklusif dan setara.
Dalam momentum tersebut, para siswa spesial sukses membius para undangan lewat serangkaian pertunjukan seni di atas panggung. Dengan rasa percaya diri yang tinggi, mereka menyuguhkan tari tradisional, lantunan lagu, hingga aksi pantomim yang emosional.
Tak hanya unjuk bakat seni peran dan gerak, acara kelulusan ini juga dimeriahkan oleh stan bazar kerajinan tangan. Pameran mini tersebut memajang sekaligus menjual berbagai produk karya mandiri hasil olah keterampilan tangan para peserta didik SLBN Tanah Bumbu selama menempuh masa studi.
“Pemerintah daerah memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga pendidik atas dedikasi dan kesabaran tanpa batas dalam membimbing anak-anak kita. Lewat pentas ini, kita disadarkan kembali bahwa setiap anak memiliki keistimewaan dan kesempatan yang sama untuk menginspirasi lingkungan sekitar,” terang Andrianto Wicaksono saat membacakan sambutan Bupati.
Pemkab Tanah Bumbu menegaskan akan terus mendukung penuh ekosistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan. Keberadaan ruang ekspresi seperti pentas akhir tahun dinilai krusial sebagai stimulus agar anak-anak berkebutuhan khusus dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, dan memiliki daya saing.
Apresiasi senada juga diutarakan oleh perwakilan Komite Sekolah, Heriyanto. Pihaknya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh dewan guru karena ketulusan dan cinta dalam mendidik anak-anak merupakan pengorbanan mulia yang menjadi fondasi berharga bagi masa depan para alumni.





